Penerapan pompa air terintegrasi Photovoltaic (pv) untuk pertanian dengan membuat Pompa Air menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Dosen Politeknik Negeri Cilacap yang tergabung dalam Tim Pengabdian kepada Masyarakat telah melakukan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat di Desa Kalijaran, Kecamatan Maos yaitu melalui pembuatan dan penerapan pompa air terintegrasi Photovoltaic (pv) untuk pertanian dengan membuat Pompa Air menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

 

Ada beberapa alasan kenapa Desa Kalijaran, Kecamatan Maos terpilih sebagai objek Pengabdian oleh sejumlah dosen Politeknik Negeri Cilacap, menurut Ketua Pelaksana dari Tim Pengabdian PNC  Afrizal Abdi Musyafiq, S.Si., M. Eng, bahwa “Indonesia merupakan negara yang mempunyai 2 musim yaitu musim hujan dan musim kemarau. Kehidupan masyarakat di daerah pedesaaan sebagian besar bekerja sebagai petani, begitu pula masyarakat di Kabupaten Cilacap, khususnya warga masyarakat Kecamatan Maos umumnya bekerja di bidang pertanian. Berdasarkan data yang didapatkan dari Badan Pusat Statistika tahun 2019, sebanyak 6.494 jiwa penduduk kecamatan Maos bekerja sebagai buruh tani. Permasalahan yang dihadapi di musim kemarau sangat mengganggu kegiatan masyarakat desa Maos lor. Permasalahan tersebut seperti kekurangan air untuk pertanian; masyarakat susah dalam mencari sumber air; dan perekonomian masyarakat.

Dengan melihat adanya kondisi yang demikian, Tim Pengabdian yang diketuai oleh Afrizal Abdi Musyafiq, S.Si., M. Eng memberikan Solusi pada permasalahan tersebut yaitu dengan Pembuatan dan Penerapan Pompa Air Terintegrasi Photovoltaic (pv) untuk pertanian yang diharapakan mampu  mengalirkan air dari sumber air dengan pemanfaatan energi dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang ramah lingkungan dan terciptanya kemandirian energi desa berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT).

Tim yang bekerja dalam kegiatan pengabdian ini terdiri dari dosen dan juga mahasiswa Politeknik Negeri Cilacap. Kegiatan ini dimulai dengan melakukan survey ke lapangan , koordinasi dengan perangkat desa hingga kecamatan, dinas terkait dan pemasangan pompa air bertenaga surya.

Perangkat yang digunakan dalam proyek ini berupa Modul panel 100 wp sebanyak 1 unit,  Power storage 12 v 100 ah sebanyak 1 unit , Pompa DC Submersible 180 watt 12 volt head 12 meter.  Debit 8 L/menit sebanyak 1 unit. Alat ini diaplikasikan pada menara tendon air  dengan kapasitas 520 liter yang setinggi 5 meter dan dapat digunakan untuk area persawahan seluas 25 hektar.

“ Ini adalah wujud bakti dosen Politeknik Negeri Cilacap kepada masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan bagi warga dan peningkatan kesejahteraan warga di bidang produktifikas pertanian dengan cara suplai air untuk persawahan yang cukup. Semoga ini bisa bermanfaat untuk para petani dan juga warga sekitar” tutur ketua tim pelaksana Afrizal Abdi Musyafiq, S.Si., M. Eng.

Acara peresmian dan serah terima alat dilaksanakan pada tanggal 15 September 2020, bertempat di Desa Kalijaran, Kecamatan Maos Cilacap. Dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian, Bappeda Cilacap, Camat Maos , Ketua Gapoktan dan juga para petani sekitar. Dalam peresmian ini Kepala Dinas Pertanian Cilacap menyampaikan terima kasih banyak atas ide ,gagasan bagus dari Politeknik Negeri Cilacap dalam mencari solusi bagi petani di kecamatan Maos di saat musim kemarau datang dan berharap para petani dan warga sekitar dapat menjaga dengan baik alat yang sudah terpasang sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama.

Adapun Tim Pengabdian Kepada Masyarakat tersebut yaitu :

  1. AFRIZAL ABDI MUSYAFIQ, S.Si., M. Eng.                      : Ketua Pelaksana
  2. ARIF AINUR RAFIQ, ST.,M.T., M.Sc.                                : Anggota
  3. ARI KRISTININGSIH, S.Kel., M.Si.                                    : Anggota
  4. MARDIYANA, S.Pi., M.Si.                                                   : Anggota
  5. HERA SUSANTI, S.T., M.Eng.                                             : Anggota
  6. SANTI PURWANINGRUM, S.Kom., M.Kom.                    : Anggota

Leave a Reply