PELATIHAN PERAKITAN DAN PEMPROGRAMAN RUNNING TEXT BAGI WARGA BINAAN LAPAS PERMISAN NUSA KAMBANGAN.

Tim PKM Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Cilacap, telah melakukan kegiatan pelatihan cara merakit dot matrix beserta alat kontrolnya  untuk membuat running text dan jadwal waktu sholat di Lapas Permisan Nusa Kambangan, Cilacap. Tim PKM Prodi Teknik Elektronika ini terdiri dari ;

1. Arif Sumardiono S.Pd.,M.T.           (Ketua Pelaksana)

2. Erna Alimudin S.T.,M.Eng.             (Anggota)

3. Saepul Rahmat S.Pd.,M.T.               (Anggota)

4. Hendi Purnata, S.Pd., M.T.              (Anggota)

5. Zaenurrohman, S.T., M.T.               (Anggota)

Pelatihan tersebut dilaksanakan selama 3 kali pertemuan dengan penyusunan modul dan rencana pembelajaran yang akan disesuaikan dengan keadaan pada lembaga pemasyarakatan. Pelatihan dilakukan secara terbatas dikarenakan ketatnya protokol untuk warga di luar Nusa kambangan masuk kedalam Lapas Permisan Nusa Kambangan.  Ketatnya protokol dikarenakan untuk sama – sama menjaga kesehatan di masa pandemi Corona yang sedang berlangsung di seluruh dunia. Namun hal tersebut tidak menghalangi baik bagi tim pelaksanaan dan warga binaan yang sangat antusias dalam mengikuti pelatihan.

Kepala Lapas Nusa Kambangan yaitu Bapak Sopian mengatakan bahwa beberapa protokol yang harus dilaksanakan dan dipatuhi baik bagi Para Pegawai, Warga binaan maupun pelaksana pengabdian dikarenakan adanya masa pandemi corona yang terjadi saat ini yaitu pada tahun 2020.  Beliau juga menyatakan sangat senang adanya kerjasama antara Lapas Permisan Nusa Kambangan dengan Politeknik Negeri Cilacap dalam hal sharing teknologi yang bermanfaat bagi Lapas Permisan Nusa Kambangan.

Sementara itu, Arif Sumardiono S.Pd.,M.T selaku Ketua Tim Pelaksana PKM menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut dapat menjadi alternatif kegiatan yang positif bagi warga binaan sehingga menambah kemampuan dan wawasan yang akan digunakan ketika lulus menjadi warga binaan atau keluar dari Lapas Permisan Nusa Kambangan. Arif Sumardiono juga menyatakan bahwa” setiap orang pasti memiliki kesalahan namun perlu adanya pemberian kesempatan oleh masyarakat agar mereka bisa memperbaiki diri menjadi lebih baik dan kembali berbaur dengan masyarakat. hal ini yang menjadi dasar dilakukan pengabdian kepada masyarakat di Lapas Permisan Nusa Kambangan untuk melihat sisi lain dari warga binaan.

Post by : Trijatmiko – Penyusun Informasi dan Publikasi

Leave a Reply