DINAS PERTANIAN BERSAMA PETANI HOLTIKULTURA CILACAP (PHC), DAN POLITEKNIK NEGERI CILACAP LUNCURKAN LAPAK PETANI ONLINE

Bertempat di GOR Wijaya Kusuma kabupaten Cilacap, Jumat 7 Mei 2021, Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap bersama Petani Holtikultura Cilacap (PHC), dan Politeknik Negeri Cilacap telah meresmikan Lapak Petani Online yang merupakan wujud dari Tim Pengabdian Kepada masyarakat dosen-dosen Politeknik Negeri Cilacap. Tujuan dari lounching Lapak Petani ini adalah untuk mempermudah pemasaran dan mendongkrak pasar hasil Holtikultura Petani  tanpa melalui perantara (tengkulak).

Wakil Direktur I Bidang Akademik – Dr.Eng.Agus Santoso yang mewakili Direktur Politeknik Negeri Cilacap, pada kesempatan acara pembukaan Lounching Lapak Petani menyampaikan bahwa Lapak petani online adalah bentuk kepedulian kepada petani. Beliau berharap terwujudnya Lapak Petani online betul-betul dapat dimanfaatkan oleh petani semaksimal mungkin untuk meningkatkan produktivitas dan perekonomian  petani. Program ini merupakan Kerjasama antara Pemkab Cilacap, PHC dan Politeknik Negeri Cilacap yang difasilitasi Bank Indonesia Cabang Purwokerto. “Website ini adalah bentuk hasil dari Tim Pengabdian kepada masyarakat atau Tridarma Dosen Politeknik Negeri Cilacap untuk mengembangkan, menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat.  PNC berkomitmen bahwa ilmu yang dimiliki bisa dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan, perekonomian dan kemakmuran masyarakat.  Lapak Petani Online ini merupakan salah satu wujud dari pengabdian Politeknik Negeri Cilacap kepada Pemerintah Kabupaten Cilacap dan masyarakat Cilacap. Harapannya Kerjasama antara Politeknik Negeri Cilacap dan Pemkab bisa berlanjut. Tidak hanya dengan Dinas Pertanian, tapi dengan dinas lain dan pada sektor lain,” ujar Agus Santoso.

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK sekaligus anggota DPR RI Teti Rohatiningsih, secara resmi meresmikan Lapak Petani Online yang  ditandai dengan pelepasan burung merpati. Beliau R mengatakan, jika program ini bisa menjadi media untuk mengarungi era revolusi 4.0 yang sudah merambah ke 5.0. “Lapak ini selaras dengan program pak Bupati dalam bangga mbangun desa, akan menjadi program yang berkelanjutan untuk kemakmuran petani,” ujarnya.  Dalam website terdapat 4 distrik yaitu Distrik Cilacap, Kroya, Sidareja dan Majenang. Keempat distrik ini memiliki produk unggulan masing-masing. Misalnya produk olahan pada Distrik Cilacap dan sayur mayur di Distrik Kroya. Keempat Distrik ini nantinya akan saling membantu dalam mensuplai ketersediaan produk di distrik lain. Untuk memesan produk pertanian, masyarakat dapat melakukan transaksi langsung dengan para petani yaitu dengan mengkases di www.lapakpetanicilacap.com.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Cilacap Supriyanto menyampaikan, bahwa lapak petani online merupakan celah bagi petani milenial untuk memanfaatkan media digital. Dengan menawarkan produk hasil pertanian dari empat distrik di Cilacap. “Ini merupakan potensi pasar yang bisa menghasilkan bagi petani muda, tidak perlu belepotan belet lagi, mereka tinggal bermain online dan ketersediaan barang akan disuplai dari empat distrik (Cilacap, Kroya, Majenang, Sidareja), dimana ketersediaan barang sifatnya real,” ujar Supriyanto

Ketua Paguyuban PHC Arkom Hasani mengatakan, lapak petani online ini akan mewujudkan harapan para petani holtikultura. Menurutnya, lapak ini sebagai media penjualan yang bisa mendongkrak dan mempermudah dalam memasarkan produk. “Harapan kami bisa memangkas atau menekan margin antara tengkulak dengan petani, sehingga petani bisa menjual produknya dengan harga yang sesuai. penyebab kerugian petani bukan hanya karena hama, melainkan belum menemukan pasar yang adil,” katanya.

Acara peresmian lapak petani online, dihadiri Asisten Ekonomi dan Pembangunan Wasi Aryadi, Wakil Direktur Politeknik Negeri Cilacap (PNC) Agus Santoso, Ketua PHC Arkom Hasani, perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, dan sejumlah pejabat Kabupaten Cilacap.

Leave a Reply